Inikah hidup
Wednesday, February 8th, 2006Pagi hari, aku bangun dengan TUHAN, membaca alkitab, siang hari pergi ketoko, mengumpulkan berkat TUHAN, sore hari pergi KULIAH, dan malam bertemu kembali dengan TUHAN, tetapi mengapa masalah berat selalu saja datang dalam hidupku, masalah dalam bisnisku, masalah dalam kuliahku, masalah dalam pelayananku, masalah dalam hidupku.
ternyata bukan TUHAN yang harus kita salahkan, tetapi diri kita sendirilah yang memberontak dengan TUHAN, ada keinginan daging dan dosa yang melekat dalam diri kita, kenapa kita sering menyalahkan TUHAN jika ada suatu pergumulan yang membuat kita tidak bisa mempercayai bahwa TUHAN tidak bisa menolong kita, pikiran dan kedagingan kitalah yang membuat kita berpikir demikian.
"S’perti BAPA sayang anak-Nya", demikian juga kita dijaga, disertai, dituntun oleh BAPA disorga setiap harinya, ada 360 firman TUHAN yang mengatakan "Aku akan menyertai Kamu", berarti hampir setiap hari TUHAN akan selalu bersama dengan kita, TUHAN tidak akan membiarkan Anak-Nya menderita didunia ini.
itulah yang seharusnya kita lihat, dan kita haruslah merubah seluruh kelakuan, tingkah laku, pikiran, dan juga menjaga api IMAN kita untuk percaya bahwa BAPA tidak akan menelantarkan Anak-Nya sampai tergeletak.
adakah kita merasa berbuat seperti menyalahkan TUHAN, memarahi TUHAN, bahkan Meninggalkan TUHAN, satu hal yang ingin saya bagikan kepada teman-teman semua, jika ada pergumulan didalam hidupmu, berbicaralah kepada BAPA, jika ingin menangis, menangislah, jika ingin berteriak, berteriaklah, jika ingin bersyukur, bersyukurlah kepada TUHAN akan masalah yang sedang kita hadapi, dan berubah, lakukan firman TUHAN didalam kehidupanmu, dan lihat apa yang BAPA diSorga berikan akan lebih dari yang kita bayangkan.
ini juga yang saya alami sendiri hingga sekarang, tetapi saya berkomitmen untuk berubah, sehingga pergumulan yang kita hadapi TUHAN selesaikan dengan caranya, jangan dengan kekuatan manusia kita berjalan, andalkan dan berserahlah kepada Bapa, dan mintalah ROH KUDUS hidup didalam kita sehingga hikmat Bapa melingkupi kita dalam menjalani kehidupan kita.
GBU all.